Selasa, 24 Juni 2014

formasi cpns 2014 di beberapa daerah

dapatkan soal cpns tahun sebelumnya dan kisi-kisi soal cpns tahun 2014 hanya di http://goo.gl/XGIc4Y

pendaftaran CPNS dipermudah thn 2014

Pengadaan tes CPNS tahun 2014 telah dipermudah oleh pemerintah dari segala aspek. Pengadaan yang dimaksud termasuk dari segala tahapan yang harus dilakukan oleh pelamar umum untuk bisa mendaftar dan menjadi pegawai pemerintah, ataupun pemerintah dan pihak yang akan mengusulkan serta memberikan data para pelamar umum kepada pemerintah pusat.

Hal pertama yang dipermudah oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi adalah pengajuan formasi yang dilakukan oleh setiap pemerintah daerah tidak harus bingung dan megeluarkan tenaga yan besar, karena usulan formasi bisa dilakukan secara online yaitu dengan adanya e-formasi. Yaitu dimana setiap pemda hanya perlu memberikan data dan usulan formasi untuk lembaga/instansi terkait dengan sistem elektronik. Ditanya apakah memberikan dampak yang positif? Tentu saja, karena selain bisa mengefektifkan waktu, pemerintah bisa mengurangi anggaran untuk perjalanan dinas dan tidak perlu sulit untuk bolak balik Jakarta memberikan usulan formasi.

Setelah formasi yang bisa disulkan secara online, pendaftaran CPNS untuk tahun ini dilakukan secara online. Pelamar tidak perlu pergi ke kantor pos untuk mengirimkan data dan dokumen yang diperlukan untuk proses seleksi administrasi. Perkembangan teknologi semakin canggih dan bisa memberikan manfaat yang besar. Apalagi syarat administrasi tidak serumit tahun-tahun sebelumnya. Tes CPNS 2014 tidak perlu melampirkan Surat Ketenagakerjaan dari Depnaker, Surat Sehat dari dokter atau SKCK dari kepolisian. Semakin mudah saja bukan? Tidak usah mengeluarkan uang untuk membuat surat pendukung seperti diatas, yang menurut sebagian orang hanya menghabiskan tenaga, waktu dan uang dan belum tentu bisa lulus tes CPNS.

Kemudahan lain yang diberikan oleh pemerintah adalah saat melakukan Tes Kompetensi Dasar. Jika pada tahun sebelumnya masih menggunakan sistem LJK, tahun ini dirubah yaitu dengan menggunakan sistem computer yang dinamakan Computer Assisted Test (CAT) CPNS. Dengan menggunakan sistem seperti ini, pelamar bisa langsung mendapatkan hasil secara langsung dan tidak membutuhkan waktuu yang lama. Selain itu, CAT CPNS bersifat transparan dan objektif sehingga pelamar yang memiliki kemampuan dan pengetahuan sesuai yang bisa menempati jabatan Aparatur Sipil Negara tersebut.

Teknologi yang canggih bisa bermanfaat dan menghasilkan sesuatu besar juga tergantung pada individu yang mengelola teknologi tesebut. Namun dengan adanya sistem seperti itu, rekrutmen bisa dilakukan dengan baik dan jujur tanpa ada bantuan dari pihak di belakang layar. Semuanya murni karena pengetahuan dan potensi yang dimiliki setiap calon pelamar. Pemerintah juga harus bisa memberikan usulan yang sesuai kepada pemerintah pusat dengan memerhatikan kebutuhan, anggaran, jumlah riil pegawai dan jumlah pegawai yang akan pensiun.

dapatkan kisi-kisi soa CPNS lanya di http://goo.gl/XGIc4Y

Sabtu, 21 Juni 2014

formasi CPNS 2014

Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mulai dibuka Juli nanti akan dilakukan di 482 instansi. Total 100.000 CPNS baru akan terbagi untuk pegawai negeri dan kontrak.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) Herman Suryatman mengatakan, tahun ini ada 482 instansi pemerintah yang mendapat formasi dan akan membuka lowongan CPNS. Dia menyebutkan, untuk instansi pusat terdiri dari 31 kementerian dan 40 lembaga.

Sedangkan di pemerintah daerah terdiri dari 28 pemerintah provinsi dan 383 pemerintah kabupaten kota. “Penentuan formasi ini berdasarkan analisa jabatan dan beban kerja di masing-masing instansi,” katanya.

Herman menjelaskan, formasi aparatur sipil negara 2014 dibuka bagi 100.000 orang. Terdiri dari 65.000 CPNS dan 35.000 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menurut dia, untuk jenjang CPNS akan ada 25.000 formasi untuk instansi pemerintah pusat.

Sedangkan 40.000 formasi untuk pemerintah daerah. Sementara untuk PPPK terdiri dari 10.000 ribu untuk pemerintah pusat dan 25.000 untuk daerah.

Herman menjelaskan, panitia seleksi nasional (panselnas) telah menetapkan prioritas rekrutmen CPNS Untuk instansi pusat adalah jabatan fungsional tertentu yang menjadi jabatan utama di instansinya. Selain itu juga untuk jabatan fungsional lain sebagai penunjang jabatan utama.

Selain itu, juga diprioritaskan untuk jabatan fungsional umum atau jabatan pelaksana yang melaksanakan tugas teknis. “Jabatan khusus itu seperti instruktur, penyuluh ataupun teknisi kami prioritaskan,” ungkap Herman.

Dilanjutkannya, prioritas penerimaan CPNS di pemerintah daerah meliputi pelamar umum dengan prioritas jabatan di lingkungan dinas yang menunjang program pelaksanaan pembangunan sesuai potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing.

Selain itu juga pelamar khusus dengan prioritas jabatan dokter pegawai tidak tetap (PTT) untuk penempatan pada sarana pelayanan kesehatan pemerintah di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kurang diminati.

Menurut rencana, terangnya, pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi (sistem single entry) akan dilakukan pada Juli. Sedangkan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014. Satu pelamar dapat memilih tiga jabatan dalam satu instansi.

“Saat pendaftaran tidak perlu menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan Kartu Kuning dari Dinas Tenaga Kerja,” tambah Herman.

Diungkapkan, seperti tahun lalu materi TKD terdiri dari tiga kelompok soal. Kelompok pertama adalah wawasan kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sedangkan kelompok kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi dan orientasi pada pelayanan.

Adapun kelompok soal ketiga adalah inteligensia umum, yang meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, tahun ini pihaknya belum menerima formasi CPNS dari jalur umum dari Kemenpan dan RB sehingga belum ada penerimaan CPNS dari jalur umum. Meski demikian, pihaknya menjamin tidak akan ada masalah pada pelayanan publik.

Pasalnya, jumlah pegawai yang ada akan diefisienkan sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada. “Kami tidak merasa kekurangan pegawai. Sesuai dengan prinsip reformasi birokrasi pegawai memang terbatas namun mereka tetap dapat melayani dengan baik,” terangnya.

dapatkan materi dan soal" CPNS dengan sistem CAT hanya di http://goo.gl/XGIc4Y